AKREDITASI PAUD
Seringkali kita dihadapkan pada sejumlah pertanyaan seperti mengapa akreditasi itu penting?, akreditasi itu penting bagi siapa?Demikian seterusnya jawabnya. Akreditasi sangat penting bagi semua pemangku kepentingan (Stakeholders). Hal itu karena hasil akreditasi merupakan salah satu indikator mutu (quality indicator) dan referensi dalam mengambil keputusan (decision making reference) untuk berbagai kebutuhan termasuk peningkatan mutu (quality improvement) pada masa yang akan datang. Bagi lembaga, akreditasi membantu untuk mengetahui sejauh mana dirinya telah memenuhi kriteria mutu yang sudah ditetapkan pemerintah atau standar nasional pendidikan sebagai standar minimal kualitas. Bagi masyarakat, tidak kalah penting karena mereka adalah pelanggan utama dari suatu institusi pendidikan. hasil dari akreditasi menggambarkan mutu suatu lembaga. Dengan demikian masyarakat dapat mengetahui dan memilih lembaga mana yang akan dituju untuk menyekolahkan anaknya. Orang tua dapat mengetahui lembaga mana yang sesuai dengan kebutuhan anaknya untuk bersekolah.
Sebagian satuan Pendidikan menganggap akreditasi adalah sebuah momok. dengan mendengar kata akreditasi saja mereka membayangkan akan keruwetan dan juga segala kesulitan yang akan mereka hadapi saat mereka mengikuti akreditasi. Hal ini disebabkan karena masih banyak lembaga yang dalam melaksanakan pembelajaran tidak mempersiapkan dengan benar. Mulai dari persiapan pembuatan kurikulum satuan pendidikannya, metode dan media yang digunakan serta juga sarana prasarana yang dimiliki oleh lembaga. Melihat kondisi yang demikian maka menjadi tanggung jawab seorang penilik untuk bisa memotivasi mereka untuk bisa mengikuti akreditasi PAUD. Tidak hanya itu Penilik juga harus mampu membimbing Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam mempersiapkan Rencana Pembelajarannya.
Agar Pendidik bisa membuat perencanaan pendidikan dengan baik sesuai dengan kurikulum 2013 yang diterapkan pada pembelajaran anak usia dini, maka hendaknya pendidik memahami betul tentang kurikulum 2013. Untuk itu pendidik haruslah mempunyai 10 pedoman Kurikulum 2013. Di dalam buku pedoman tersebut semua sudah dijelaskan dengan rinci sehingga pendidik mempunyai bekal bagaimana membuat kurikulumnya, bagaimana membuat program semester, rencana pelaksanaan pembelajaran mingguan, rencana pelaksanaan pembelajaran harian, persiapan media dan metode pembejaran, pengaturan kelasnya sampai dengan penilaian pembelajarannya. semua sudah jelas di buku pedoman Kurikulum 2013 tersebut.
Sekilas gambaran bahwa di Kecamatan Kesamben untuk tahun 2021 yang sudah mengisi sispena sebanyak 8 satuan pendidikan. dari 8 terjaring 3 yang masuk dalam daftar visit. sedikit tapi bagi saya itu sangat berarti. Karena selama ini sebagian dari mereka menganggap akreditasi adalah sebuah momok atau hal yang menakutkan yang membuat mereka harus bekerja keras, harus lembur agar mereka bisa terakreditasi. Tapi dengan selalu memotivasi mereka dan selalu membimbing dalam setiap perencanaan pembelajaran maka sedikit demi sedikit tapi pasti saya yakin bahwa Kelompok Bermain kecamatan kesamben akan mengikuti akreditasi dengan demikian maka satuan pendidikan kelompok bermain yang ada di kecamatan kesamben akan menjadi lebih berkualitas. Semoga ke depan Pendidik dan Tenaga Kependidik Kelompok Bermain Kecamatan Kesamben semakin semangat dan semakin menunjukkan mutu kelembagaannya. Saya selalu bangga pada mereka. mereka yang berjuan untuk mengantarkan anak anak didiknya menjadi anak bangsa yang berkualitas.

















0 Komentar